Penyebab dan Cara Atasi Iritasi pada Kulit Bayi



Kulit bayi sangat sensitif sehingga sering terjadi iritasi pada kulit bayi. Kulit bayi yang iritasi sering dianggap remeh karena tidak berbahanya, tapi iritasi kulit sebenarnya sangat mengganggu si kecil bahkan bisa membuatnya rewel. Rasa gatal dan kulit yang memerah adalah akibat iritasi kulit yang dialami bayi. Biasanya bayi yang mengalami iritasi kulit akan sering menangis dan tidurnya pun kurang nyenyak.
Ada banyak penyebab yang membuat kulit bayi iritasi, bisa dari pakaian, suhu udara dan lain sebagainya. Untuk dapat mengetahui cara yang tepat mengatasi iritasi kulit bayi, Anda patut mengetahui apa itu iritasi pada kulit bayi dan apa saja yang menyebabkannya. Dengan mengetahui pengetahuan dasar ini akan lebih mudah untuk Anda mencegah iritasi kulit terjadi pada bayi Anda.

Mengenal Iritasi Kulit pada Bayi

Selama sembilan bulan dalam kandungan, bayi mendapat perlindungan dari vernix, yaitu lapisan zat lemak yang melekat pada sekujur kulit bayi. Lapisan ini seperti selimut yang menjaga kulit bayi tetap lembab dan tidak keriput walau terendam dalam air ketuban. Setelah keluar dari kandungan, lapisan vernix sudah tak lagi melindungi bayi sehingga bayi rentan terkena infeksi.
Kulit bayi yang kering dan sensitif membuat bayi rentan terkena iritasi pada kulit bayi. Iritasi ini berupa gangguan kulit seperti ruam, warna kemerahan pada kulit, kulit brutusan, kering bersisik atau gatal-gatal. Jika hal ini sudah terjadi, maka si kecil akan merasa tak nyaman sehingga jadi sering menangis dan rewel. Karena itu, iritasi harus segera diatasi dengan perawatan yang tepat.

Penyebab dan Bagian Kulit Bayi yang Sering Terkena Iritasi

Ada banyak faktor yang dapat menyebabkan kulit bayi iritasi. Pemakaian produk-produk yang tidak cocok dengan kondisi kulit bayi, seperti: sabun, bedak, shampo, lation, ataupun minyak gosok, dapat menyebabkan iritasi dan gatal. Selain itu, penggunaan popok sekali pakai yang kurang tepat atau sabun cuci serta pewangi pakaian bayi yang kurang tepat juga dapat menjadi sebab iritasi pada kulit bayi.
Iritasi dapat muncul di bagian mana pun pada kulit bayi. Namun, lokasinya tergantung dari pemicu yang menyebabkan iritasi. Jika penyebabnya adalah cuaca, maka yang terkena iritasi adalah kulit bagian leher, dada, lengan atas serta kepala. Jika popok sekali pakai yang menjadi pemicu maka warna kemerahan akan muncul di area kemaluan, bokong, bahkan bisa menyebar hingga bagian paha.
Nah, bila dermatitis otopic adalah pemicu iritasi akan lain lagi ceritanya. Bagian yang terkena iritasi biasanya pipi, leher, lipatan siku, dan lipatan ketiak. Tak jarang iritasi terjadi di seluruh bagian tubuh bayi, hal ini biasanya disebabkan pemakaian produk perawatan bayi yang kurang tepat atau pemilihan sabun cuci dan pewangi yang tidak sesuai untuk kulit bayi yang sensitif.

Cara Mengatasi Iritasi pada Kulit Bayi

Kulit bayi yang iritasi bisa disembuhkan dengan pengobatan yang tepat. Tentu saja, Anda harus lebih dulu mengetahui penyebab iritasi tersebut. Misalnya iritasi disebabkan produk perawatan bayi yang Anda pakai sebaiknya Anda mengganti produk-produk tersebut. Hindari pemakaian produk bayi yang tidak jelas kandungannya atau membaluri kulit bayi dengan tumbukan daun serta minyak yang tidak jelas kegunaannya.
Jika yang bermasalah adalah popok sekali pakai, Anda bisa mencoba menggunakan jenis popok yang lain. Sedikit repot tidak apa-apa asalkan bayi Anda sehat. Usahakan juga menggunakan detergen dan pewangi yang cocok untuk kulit bayi yang sensitif. Jika Anda sudah melakukan semua hal tersebut, tapi iritasi pada kulit bayi tetap terjadi sebaiknya Anda berkonsultasi dengan dokter.


Belum ada Komentar untuk "Penyebab dan Cara Atasi Iritasi pada Kulit Bayi"

Posting Komentar

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel