Inilah Perbedaan Gejala Demam Berdarah dengan Demam Lainnya



Selama musim hujan berlangsung gejala demam berdarah sangat mudah ditemukan dari setiap orang yang datang memeriksakan demam yang terjadi padanya. Kurangnya pengetahuan mengenai gejala demam satu ini membuat sebagian orang menganggap remeh. Tidak sedikit pula orang yang salah mengartikan demam yang dialami dengan demam penyakit lainnya yang memiliki gejala hampir mirip. Padahal demam berdarah itu sendiri sangat berbahaya bagi pengidapnya.
Anda perlu menambah pengetahuan Anda sebanyak mungkin untuk dapat mengenali gejala DBD atau demam berdarah agar dapat segera mengatasinya. Hal ini untuk mengurangi angka kematian di Indonesia itu sendiri yang diakitabkan oleh penyakit satu ini. DBD adalah demam yang diakibatkan oleh virus yang terbawa oleh nyamuk Aedes aegypti yang masuk kedalam tubuh dari gigitannya. Anda harus segera mengenali gejala yang ada agar dapat segera mengatasinya.
Pada kesempatan kali ini kami akan membahas apa perbedaan gejala demam berdarah dengan gejala demam yang lainnya. Silakan simak pembahasannya di bawah ini.

Gejala Demam DBD dan Demam Cikungunya

Jika membicarakan mengenai sumber yang membawa penyakitnya antara demam berdarah dan juga demam ciungunya adalah sama yaitu nyamuk Aedes aegypti. Pada umumnya gejala antara kedua ini memang sangat mirip sehingga sangat wajar jika ada orang yang menganggapnya sama atau salah mengira. Gejala umum seperti demam, bintik merah pada kulit dan pusing adalah gejala yang sama diantara dua penyakit demam ini.
Perbedaannya terletak pada gejala yang berupa rasa nyeri terhadap persendian yang dialami oleh si penderita. Jika seseorang mengidap penyakit cikungunya maka rasa nyeri yang dirasakan akan berbeda intensitasnya dengan gejala demam berdarah. Pengidap cikungunya akan merasakan sakit pada sendi dengan intensitas yang tinggi bahkan ada pengidapnya yang sampai sulit menggerakkan sendinya. Hal ini tentu berbeda dengan rasa sakit yang dirasa pada gejala DBD.

Gejala Demam DBD dengan Demam Tifus

Penyakit lain yang sering kali dikaitkan dengan gejala demam berdarah adalah penyakit tifus. Hal ini karena baik penyakit DBD maupun Tifus memiliki gejala yang sama pada bagian demam yang dirasakan oleh penderita. Namun demikian demam dari keduanya masih dapat dibedakan pada saat pengidap mengalami vase kedua pada saat demam berlangsung. Pada gejala demam DBD akan berlangsung sepanjang hari sedangkan tifus hanya meninggi pada saat sore dan malam saja.
Perbedaan lain yang terjadi pada penyakit DBD dan Tifus dapat dilihat dari rasa sakit pada bagian perut. DBD akan mengalami rasa sakit yang amat sangat pada bagian ulu hati sedangkan Tifus tidak mengalami sakit itu hanya saja memang ada rasa tidak nyaman pada bagian perut namun tidak sampai nyeri. Selain itu Anda juga dapat membedakan pada bintik merah yang terjadi pada penyakit DBD dan tidak berlaku pada gejala penyakit Tifus.

Gejala Demam DBD dengan Demam Penyakit ISPA

Penyakit lain yang sering disamakan dengan gejala demam berdarah adalah penyakit ISPA atau infeksi saluran pernafasan akut. Gejala dari kedua penyakit ini awalnya adalah sama seperti gejala demam, flu, batuk, infeksi tenggorokan yang dirasakan pengidap penyakit ini hampir sama. Perbedaan pertama yang dapat dengan mudah Anda kenali adalah dari lamanya flu yang dialami oleh pengidap penyakit ini. Pada DBD flu akan menghilang pada hari ke 6 dan seterusnya.
Sedangkan pada penyakit ISPA gejala ini akan terus berlanjut hingga hari ke-7 sampai 14 hari kedepan. Bahkan ada yang mengalami gejala yang lebih parah. Selain itu perbedaan juga akan telihat dari gejala lain dari demam berdarah yang tidak ada pada penyakit ISPA seperti ruam merah pada kulit. Lalu rasa sakit pada nyeri, sakit kepala, serta nyeri pada mata hanya dirasakan oleh pengidap DBD.
Demikianlah informasi yang dapat kami sampaikan untuk Anda mengenai perbedaan dari gejala demam berdarah dengan demam lainnya, semoga bermanfaat.

Belum ada Komentar untuk "Inilah Perbedaan Gejala Demam Berdarah dengan Demam Lainnya"

Posting Komentar

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel