Anda Menderita Penyakit Botak? Simak Penyebab dan Cara Mengobatinya di Sini!






Ada tiga jenis penyakit botak, yakni alopecia areata, alopecia totalis, dan alopecia universalis. Jenis penyakit botak yang banyak di derita oleh orang Indonesia adalah alopecia areatan (kebotakan pada titik tertentu). Umumnya kebotakan terjadi pada kulit kepala, namun tidak menutup kemungkinan juga terjadi pada alis, bulu mata, dan kumis. Gangguan folikel rambut yang terkenal dengan sebutan botak koin ini merupakan penyakit autoimun, yakni sistem imunitas yang seharusnya melindungi tubuh, justru menyerang folikel rambut. Akibatnya, folikel tempat tempat tumbuhnya rambut berhenti memproduksi rambut, sehingga terjadilah kebotakan.


Penyebab Alopecia Areata atau Botak Koin

Penyebab botak koin disebabkan oleh perubahan hormon, trauma, infeksi virus, serta tekanan fisik maupun psikis. Orang-orang yang mengidap penyakit autoimun lainnya, seperti diabetes tipe 1 atau rheumatoid arthritis juga berpotensi besar terkena botak koin.

Bahaya yang ditimbulkan Alopecia Areata atau Botak koin

Apakah Alopecia Areata berbahaya? Penyakit botak koin ini bukanlah penyakit berbahaya yang mengakibatkan kondisi serius dan tidak menular. Kebotakan rambut akibat alopecia areata juga dapat tumbuh kembali dengan sendirinya. Walaupun pada 10 % penderita mengalami kebotakan secara permanen.

Kendati demikian, alopecia areata akan berbahaya jika komplikasi dengan penyakit lainnya. Sebab orang yang mengalami botak koin berpotensi besar menderita penyakit autoimun lainnya, seperti vitiligo dan tiroid. Selain itu, pada beberapa orang, penyakit ini dapat menyebabkan depresi karena perasaan terganggu dengan penampilan yang botak.

Mengobati Alopecia Areata atau Botak Koin

Pada beberapa orang, rambut akan kembali tumbuh dengan sendirinya, namun meski tidak berbahaya, alopecia areata terkadang meninmbulkan ketidaknyamanan pada kulit yang mengalami kebotakan. Maka dari itu, Anda dapat mengoleskan krim tabir surya dan menggunakan rambut palsu atau topi untuk melindungi kulit kepala dari sinar matahari. Bagi penderita alopecia areata di bagian bulu mata dapat menggunakan kaca mata untuk melindungi mata dari debu.

Selain itu ada juga obat-obatan yang membantu agar botak koin bisa sembuh. Obat-obatan tersebut akan merangsang pertumbuhan rambut secara cepat.

1. Kortikosteroid. 

Obat ini akan bekerja untuk menekan sistem kekebalan tubuh. Tersedia dalam bentuk obat suntik, oles, dan pil. Kortikosteroid dalam bentuk suntik akan disuntikkan pada kulit yang mengalami kebotakan setiap 3 sampai 6 minggu. Hasilnya rambut akan tumbuh setelah pemberian suntikan yang terakhir. Sedangkan kortikosteroid oles biasanya diberikan pada anak-anak yang takut dengan cara suntik. Dan kortikosteroid pil diberikan pada penderita alopecia areata yang botaknya telah meluas atau keseluruhan kulit kepala.

2. Minoxidil. 

Obat ini akan merangsang pertumbuhan rambut dengan cara dioleskan pada kulit kepala, janggut atau area yang botak dua kali sehari. Hasilnya rambut akan tumbuh setelah 3 bulan pemakaian obat ini.

3. Anthralin. 

Obat ini bekerja untuk memengaruhi sistem imunitas pada kulit. Cara menggunakan anthralin adalah dioleskan dan diamkan selama maksimal satu jam. Selanjutnya cuci bersih area botak yang telah diolesi anthralin.

4. Diphencyprone (DPCP). 

Obat ini bekerja untuk mengembalikan fungsi imun tubuh. Cara penggunaan DPCC adalah dioleskan pada daerah yang mengalami alopecia areata. Hasilnya akan muncul reaksi alergi seperti kemerahan, bengkak, dan gatal pada daerah yang mengalami kebotakan. Jangan khawatir, justru ini efek yang diharapkan agar sistem imun kembali pada fungsinya, yakni melawan peradangan pada tubuh dan berhenti menyerang folikel rambut.

Demikian penjelasan mengenai penyebab dan cara mengobati alopecia areata atau botak koin. Hal terpenting adalah lebih baik mencegah daripada mengobati. Sebelum terkena botak koin, kita harus selalu menjaga pola hidup sehat agar terbebas dari penyakit botak.

Belum ada Komentar untuk "Anda Menderita Penyakit Botak? Simak Penyebab dan Cara Mengobatinya di Sini!"

Posting Komentar

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel