Ketahui Bahaya TORCH Dan Penyebabnya


Apa itu TORCH? Mungkin sebagian dari kita masih belum paham dengan penyakit TORCH ini. TORCH adalah gabungan dari 4 penyakit yaitu Toxoplasma, Rubella, Cytomegalovirus (infeksi menular seks), dan Herpes. Penyakit ini sangat berbahaya sekali bila terjadi pada ibu hamil karena akan membahayakan janinnya. Penyakit TORCH pada kehamilan lebih berbahaya bila usia kandungannya belum memasuki 12 minggu. Hal ini terjadi karena rentang waktu itu merupakan proses pembentukan janin di dalam kandungan.

Penyakit TORCH pada ibu hamil akan menular ke anak yang dikandungnya melalui plasenta yang akan menimbulkan berbagai resiko. Beberapa resiko yang terjadi antara lain adalah keguguran, bayi lahir dalam keadaan yang meninggal dan juga lahir premature. Selain itu akan muncul juga resiko bayi mengalami cacat bawaan yang menggangu pertumbuhannya.

Penyebab Infeksi TORCH

1. Toxoplasmosis

Penyakit toxoplasmosis ini biasanya menular karena mengkonsumsi daging yang tidak dimasak hingga benar-benar matang, buah dan sayuran yang tidak bersih dalam pencuciannya, feses kucing yang mengandung parasite. Masa inkubasinya biasanya berkisar antara 10 hingga 24 hari setelah parasit masuk ke tubuh. Resiko janin akan tertular di trimester 1 adalah 5 hingga 25% dan di trimester ke 3 akan meningkat menjadi 60 hingga 90%.

2. Sifilis

Penyakit sifilis atau yang lebih dikenal sebagai raja singa ini merupakan salah satu penyakit infeksi menular seks. Hal ini terjadi saat terjadinya hubungan seksual, transfusi darah dan plasenta. Penyakit ini dapat menimbulkan risiko kematian saat lahir, keguguran.

3. Rubella

Rubella ini biasanya juga dikenal dengan nama lain campak jerman yang ditularkan melalui saluran pernafasan. Bahaya penyakit ini adalah dapat mengganggu perkembangan janin. Terjangkit virus rubella akan menyebabkan timbulnya resiko gangguan pendengaran, pertumbuhan janin terhambat, gangguan mata, kelainan jantung dan lain sebagainya.

4. CMV (Citomegalovirus)

Citomegalovirus ini dapat digolongkan menjadi golongan virus herpes dan menular bila terjadi kontak antar manusia. Tanda yang biasanya muncul adalah demam yang tidak teratur selama 3 minggu lebih. Akibat fatal yang mungkin terjadi adalah radang hati, keguguran, kebutaan, kerusakan otak dan radang paru-paru.

5. Herpes

Penyakit herpes ini biasanya terjadi dengan munculnya lesi di daerah genital seperti anus, paha, pantat. Virus herpes dapat menular dengan berhubungan seksual dan ibu dengan bayi saat masih di kandungan maupun persalinan. Yang lebih berbahaya adalah virus ini dapat menular melalui plasenta dan menyebabkan kerusakan atau kematian janin, menderita cacat bawaan dan juga kelainan pada mata.

Gejala Penyakit TORCH

Beberapa gejala yang sering muncul pada wanita yang terjangkit TORCH adalah sebagai berikut ini :

1. Terjadinya flek selama masa kehamilan. Sangat berbahaya apalagi bila hal tersebut terjadi dalam beberapa hari terus menerus dengan jumlah yang banyak. Ibu hamil yang mengalami flek harus waspada dan mengkonsultasikannya kepada dokter.

2. Janin tidak berkembang dapat menjadi salah satu gejala yang dapat timbul karena TORCH. Oleh karena itu rajin memeriksakan diri ke dokter atau bidan sangat disarankan untuk memantau perkembangan janin.

3. Hamil anggur

4. Bayi meninggal di dalam kandungan saat masih berusia 7 hingga 8 bulan.

Pencegahan Penyakit TORCH

Untuk mencegah terjadinya TORCH, Anda dapat melakukan beberapa hal berikut ini :

1. Melakukan screening pemeriksaan HIV, TORCH, dan infeksi seksual menular lain saat merencanakan kehamilan

2. Melengkapi imunisasi MMR, DPT, hepatitis B

3. Mengontrol kandungan dengan teratur di bidan, dokter umum ataupun dokter spesialis

4. Terus menjaga kebersihan lingkungan dan diri sendiri

5. Menjaga kebersihan dari minuman dan makanan yang dikonsumsi

6. Melakukan hubungan seksual hanya dengan satu pasangan yang aman

7. Memeriksakan diri ke dokter bila ada tanda infeksi yang mengkhawatirkan

Sadarilah sedini mungkin pentingnya melakukan pencegahan karena bahayanya yang sangat fatal. Tentu saja Anda tidak ingin terkena penyakit ini dan akan membahayakan janin yang sedang dikandung. Tak heran biasanya dokter akan memberikan nasihat kepada ibu yang merencanakan kehamilan ataupun yang sedang hamil untuk terus menjaga makanannya. Biasanya dokter akan melarang makan daging yang diolah kurang matang agar terhindar dari TORCH.

Jangan sampai janin yang dikandung nantinya menanggung akibat dari penyakit TORCH ini karena sang ibu yang kurang menjaga kesehatan. Deteksi sedini mungkin penyakitnya dan lakukan penyembuhan. Semua tentu saja demi keselamatan dan kesehatan ibu dan bayi. Semoga informasi ini dapat membantu dan memberikan pengetahuan bagi Anda.


Belum ada Komentar untuk "Ketahui Bahaya TORCH Dan Penyebabnya"

Posting Komentar

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel