Waspada, Diare Bisa Sebabkan Kematian



Diare merupakan salah satu penyakit yang bisa dialami oleh siapa saja, baik itu anak-anak maupun orang dewasa. Diare bisa disembuhkan dengan mengkonsumsi obat diare. Meskipun demikian, Anda tidak boleh menyepelekan penyakit diare. Faktanya, diare merupakan penyebab kematian terbanyak nomor 2 di Indonesia.

Apa itu diare?

Apa sih pengertian diare? Diare adalah penyakit yang ditAndai dengan encernya tinja dan frekuensi buang air besar yang lebih sering dibandingkan biasanya. Akibat diare, tubuh akan kehilangan banyak cairan dan ion-ion tertentu yang kemudian akan menyebabkan dehidrasi. Jika dehidrasi yang dialami telah dalam tahap fase parah, maka penderita diare bisa mengalami komplikasi serius pada organ dalam tubuh. Penderita bisa mengalami komplikasi ginjal, asidosis metabolik, dan lain sebagainya. Jika tidak diobati dengan segera, diare bisa menyebabkan kematian.

Apa Gejala-Gejala Utama Diare?

Berikut adalah gejala dan ciri-ciri diare:
Feses cair atau lembek. Biasanya, tekstur feses orang yang terkena diare akan menjadi lebih encer daripada biasanya.
Sakit perut. Penderita diare umumnya mengalami kram perut.
Mual dan muntah. Sebagian orang mengalami gejala mual dan muntah, beberapa tidak mengalami.
Demam. Anak-anak mungkin mengalami demam tinggi hingga 38 c.
Dehidrasi. DitAndai dengan mulut kering, serta merasa haus secara terus-menerus.
Terus menerus ke toilet. Dikarenakan ingin buang air besar, maka penderita diare biasanya akan bolak-balik ke toilet.
Sakit kepala hingga kehilangan nafsu makan.

Meskipun masih terdapat beberapa gejala dan ciri-ciri diare lainnya, ketujuh gejala di atas merupakan gejala utama diare.

Penyebab diare

Sebenarnya, apa saja penyebab seseorang menderita penyakit diare? Berikut merupakan hal-hal penyebab penyakit diare.
Makanan. Konsumsi makanan yang telah terkontaminasi bakteri, virus, atau parasit bisa menyebabkan seseorang menderita diare. Keracunan makanan karena alergi atau tidak cocok terhadap makanan tertentu juga merupakan salah satu penyebab diare.
Efek samping obat-obatan tertentu. Alergi tidak hanya terjadi pada makanan, namun juga pada obat-obatan yang Anda konsumsi. Sebaiknya, konsultasi terhadap dokter jika ada alergi pada obat tertentu
Alergi pada susu. Pada bayi yang diberi susu formula, Anda harus hati-hati karena susu formula juga bisa menyebabkan diare. Terkadang, anak tidak cocok dengan merek susu tertentu atau bahkan alergi pada rasa susu tertentu.
Penyakit usus.

Cara mencegah/mengobati diare

Pencegahan diare

Jika Anda tidak terkena penyakit diare, akan lebih baik melakukan pencegahan diare dengan melakukan hal-hal berikut:

a. Mengawasi anak. Jagalah anak Anda untuk tidak memakan atau memasukkan sesuatu ke mulutnya.

b. Menjaga kebersihan. Jika Anda memiliki bayi, wajib bagi Anda untuk memastikan setiap peralatan yang dipakai termasuk dot dan peralatan makan bersih.

c. Jangan asal memberikan makanan dan minuman kepada anak!

d. Pastikan ASI yang diberikan tidak basi. Jika Anda menyimpan ASI dikulkas, pastikan mengecek apakah ASI tersebut telah basi atau tidak. ASI yang telah basi tentu tidak akan sehat untuk anak.
Pengobatan diare

Jika Anda telah terlanjur terkena diare, Anda perlu mengobatinya dengan segera. Berikut cara pengobatan diare.
Mengkonsumsi obat diare. Belilah obat diare di apotik terdekat. Pastikan obat yang Anda beli sesuai dengan umur penderita.
Perbanyak minum minuman elektrolit. Seperti yang telah dibahas sebelumnya, penyakit diare menyebabkan dehidrasi. Meminum minuman elektrolit akan menggantikan cairan yang hilang. Selain minuman elektrolit, air putih dan minuman berenergi juga bagus untuk penderita diare.
Pergi ke dokter. Apabila diare telah parah, sebaiknya Anda berobat ke dokter.

Pada akhirnya, menjaga pola makan dan kebersihan perlu dilakukan untuk mencegah terkena penyakit diare.

Belum ada Komentar untuk "Waspada, Diare Bisa Sebabkan Kematian "

Posting Komentar

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel