Waspada Kista Ovarium, Kenali Penyebab dan Gejalanya



Apakah Anda pernah mengalami nyeri pada perut atau panggul secara tiba-tiba? Jika iya, Anda perlu berhati-hati, karena bisa jadi itu gejala adanya kista dalam ovarium. Apa itu kista? Pengertian kista adalah tumor jinak berbentuk kistik atau anggur yang berisi cairan kental, nanah, atau udara.

Kista biasanya tumbuh di ovarium, namun tidak menutup kemungkinan kista juga tumbuh di daerah vulva dan vagina. Kista yang tumbuh di daerah vulva berada di kelenjar sebasea, kelenjar bartholini, dan inklusi epidermal. Sedangkan kista yang tumbuh di vagina antara lain adenosis, duktus, gartner, inklusi, dan endometriosis.

Ada Dua Jenis Kista

Jenis kista berdasarkan keganasannya dibedakan menjadi dua, yakni non-neoplastik dan neoplastik.
Kista non-neplastik. Kista ini bersifat jinak dan akan mengempis dengan sendirinya setelah 2 sampai 3 bulan
Kista neoplastik. Kista ini harus dioperasi, tergantung pada ukuran dan sifatnya.

Penyebab Kista
Pada umumnya kista disebabkan oleh tidak lancarnya siklus menstruasi, namun faktor lain juga ikut mempengaruhi munculnya kista. Berikut penyebab kista yang perlu Anda ketahui:
Sering mengalami siklus menstruasi yang tidak teratur

Penyebab siklus menstruasi tidak teratur diantaranya, pola hidup tidak sehat, kurangnya olahraga, mengalami stres, dan obesitas. Jika Anda sering mengalami siklus menstruasi yang tidak teratur (melebihi 45 hari), maka sebaiknya segera konsultasikan dengan dokter. Mengapa demikian? Karena siklus menstruasi tang tidak teratur memicu timbulnya kista pada ovarium.
Keturunan dengan riwayat kista

Jika dalam keluarga Anda ada yang pernah mengalami kista, maka Anda beresiko besar ikut terkena kista. Kista dapat terjadi karena faktor genetik.
Kegagalan folikel berevolusi

Ketika terjadi siklus menstruasi, ada folikel atau satu kantong telur yang berovulasi kemudian degenerasi dan hilang terserap tubuh. Namun apabila folikel ini gagal berevolusi, maka yang terjadi adalah folikel berubah menjadi kista.
Lemak yang tertimbun akibat kurang olahraga

Olahraga sangat penting bagi kesehatan tubuh. Kurangnya olahraga akan menyebabkan lemak tertimbun pada bagian atas perut dan membentuk kista. Maka dari itu, sempatkan untuk berolahraga minimal 30 menit setiap hari.

Gejala Kista Dalam Tubuh Anda

Kista terkadang muncul saat siklus menstruasi, kemudian dapat hilang dengan sendirinya tanpa menimbulkan gejala. Namun jika kista sudah memunculkan tanda-tanda yang dapat mengganggu aktifitas, berarti kista sudah pada tahap bahaya dan Anda harus mendatangi dokter. Berikut tips untuk mengetahui gejala kista yang mengindikasikan bahwa kista dalam ovarium telah pecah atau luruh.
Nyeri pada panggul dan perut secara tiba-tiba
Muntah disertai demam
Kepala terasa pusing, badan lemas hingga pingsan
Napas tidak teratur
Pendarahan berat akibat ovarium terpuntir (torsi ovarium)

Kondisi Anda Harus Mengoperasi Kista

Apakah kista berbahaya? Sebenarnya kista bukan masalah yang serius, karena pada beberapa kasus kista dapat hilang dengan sendirinya. Jika kista Anda tidak memerlukan operasi, dokter mungkin akan menyarankan Anda untuk mengkonsumsi obat penghilang nyeri untuk meringankan rasa sakit atau alat kontrasepsi, seperti pil, cincin vagina, atau suntikan untuk membantu mencegah ovulasi.

Namun bahaya kista perlu Anda waspadai ketika kista menjadi besar dan menyebabkan gejala yang menyakitkan. Jika sudah demikian, maka perlu dilakukan operasi kista ovarium tersebut. Berikut keadaan kista yang mengharuskan untuk segera dioperasi:
Kista muncul setelah Anda mengalami masa menopause. Kista ovarium yang muncul setelah masa menopause akan berpotensi menyebabkan kanker, maka dari itu disarankan agar Anda segera melakukan operasi pengangkatan kista.
Ukuran kista yang harus dioperasi adalah lebih besar dari 7,6 cm
Setelah mengalami siklus menstruasi selama 2-3 bulan kista tidak menghilang
Saat dilakukan USG kista terlihat biasa, seperti bukan jenis kista fungsional sederhana
Kista menimbulkan rasa sakit yang tak tertahankan

Demikian penyebab, gejala, dan kapan kista ovarium harus dioperasi. Penting kita ingat bahwa mencegah lebih baik daripada mengobati. Terapkan pola hidup sehat agar Anda terbebas dari kista ovarium.


































Belum ada Komentar untuk "Waspada Kista Ovarium, Kenali Penyebab dan Gejalanya"

Posting Komentar

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel