Waspada Penyakit Menular Tuberculosis; Inilah Penyebab, Gejala, dan Cara Pengobatannya



Belakangan ini sangat marak jenis penyakit menyerang tubuh manusia. Namun, kadang manusia kurang menyadari kapan penyakit itu datang dan bagaimana penyakit itu hinggap di tubuh mereka. Salah satunya adalah penyakit Tuberculosis. Penyakit ini sebenarnya sudah lama dikenal dan bahkan sempat menjadi salah satu penyakit yang paling banyak diderita oleh penduduk bumi.
 
Meskipun demikian, masih banyak yang belum mengetahui secara pasti apa itu Tuberculosis. Pemikiran ‘hanya batuk,’ atau ‘hanya demam’ ini lah yang membuat seseorang terkesan kurang menanggapi rasa sakitnya. Padahal bisa jadi itu adalah awal timbulnya penyakit yang membahayakan. Maka dari itu, mari kenali penyakit lebih dekat.

Apa itu Tuberculosis?

Tuberculosis atau yang lebih akrab dipanggil TBC adalah sebuah penyakit yang menyerang tubuh manusia. Faktor penyebab TBC ialah terinfeksi oleh bakteri Mycobacterium tuberculosis. Bakteri ini tidak langsung aktif menggerogoti organ tubuh. Bakteri ini akan mengalami masa inkubasi terlebih dahulu. Namun, jika melakukan diagnosis maka seseorang akan tetap dinyatakan positif tertular atau terpapar bakteri ini. Sekalipun tidak ada gejala yang Nampak.

Penularan penyakit TBC melalui udara. Jika udara telah tercemar oleh bakteri ini, maka akan mengenai saluran pernapasan bagi yang menghirupnya dan menyerang paru-paru. TBC akan lebih mudah diderita oleh seseorang yang mempunyai sistem kekebalan tubuh yang rendah. Karena dengan lemahnya kekebalan tubuh, bakteri akan lebih mudah menyerang jaringan tubuh. Contohnya seperti pada penderita HIV dan kanker yang menjalani kemoterapi. Selain itu, seseorang yang tinggal seatap dengan penderita TBC juga lebih rawan untuk tertular.

TBC dibedakan menjadi dua macam, yaitu TBC Paru dan TBC Ekstra Paru. TBC Paru ialah Tuberculosis yang hanya menyerang paru tidak termasuk selaputnya. Sedangkan TBC Ekstra Paru, Tuberculosis ini menyerang organ tubuh lain seperti selaput otak dan kelenjar getah bening.

Penderita TBC biasanya akan mengalami salah satu kemungkinan dari tiga kemungkinan, yaitu :

1. Sembuh secara keseluruhan. Artinya, penyakit tidak menimbulkan bekas ataupun cacat lainnya.
2. Sembuh dengan meninggalkan sedikit bekas pengobatan.
3. Penyakit menyebar pada organ lainnya. Kemungkinan ini masih memberikan dua opsi lagi, yaitu sembuh namun meninggalkan cacat atau yang terburuk adalah kematian bagi penderita.

Gejala Tuberculosis

Gejala awal bagi penderita TBC tidak terlalu nyata terlihat. Namun, jika gejala itu terus terjadi lebih baik segera mencari penanganan yang tepat. Berikut gejala TBC :

Ø Penurunan berat badan.
Ø Sesak napas.
Ø Demam.
Ø Nyeri pada bagian dada.
Ø Lemas dan lesu.
Ø Batuk lebih dari 2 minggu dan berdahak.
Ø Hilangnya nafsu makan.

Diagnosis Tuberculosis

Diagnosis Tuberculosis dapat dilakukan dengan cara pemeriksaan organ tubuh yaitu :
1. Pemeriksaan bakteriologi, melalui pengambilan sample dahak, feces dan urine.
2. Pemeriksaan radiologi, melalui CT-Scan bagian toraks.
3. Pemeriksaan penunjang lainnya yang dibutuhkan sesuai keadaan, seperti pemeriksaan PCR (Polymerase chain reaction).

Pengobatan Tuberculosis

Jika sudah terlanjur terkena TBC, pengobatan apa yang harus di jalani oleh si penderita. Inilah beberapa pengobatan Tuberculosis :
1. Pemberian Obat Anti Tuberculosis (OAT)
Beberapa jenis obat yang dipakai :
- Rifapisin
- Etambutol
- INH
Pemberian OAT pada penderita juga dapat memberikan beberapa efek samping di antaranya kesemutan, rasa terbakar di kaki, nyeri otot, demam menggigil, mual.

2. Paduan obat anti Tuberculosis. Pengobatan ini disesuaikan dengan hasil uji resistensi.
3. Pengobatan Suportif/Simptomatik
Pengobatan suportif merupakan pengobatan pendukung dari OAT. Pengobatan ini untuk meningkatkan daya tahan tubuh juga mengatasi gejala keluhan. Seperti pemberian makanan yang bergizi untuk memberikan tambahan asupan gizi. Selain itu pemberian penurun panas untuk mengurangi keluhan demam.
4. Terapi pembedahan melalui operasi dengan beberapa indikasi yang telah ditetapkan oleh dokter.

Pencegahan Tuberculosis

Pencegahan Tuberculosis dapat dilakukan dengan cara:
1. Memakai masker di keramaian, agar tidak terkontaminasi pencemaran udara.
2. Tidak membuang dahak dan ludah sebarangan.
3. Menutup mulut saat bersin dan batuk.
4. Menjaga jarak pada penderita TBC.
5. Tidak menggunakan alat makan yang sama dengan penderita TBC.
6. Olahraga yang cukup.

Waspadalah terhadap penyakit Tuberculosis karena penyakit ini sangat berbahaya. Jalanilah pola hidup sehat supaya terhindar dari penyakit ini. Apabila Anda mengalami gejala dari TBC, segera periksa ke dokter untuk mendapatkan penanganan lebih lanjut.










Belum ada Komentar untuk "Waspada Penyakit Menular Tuberculosis; Inilah Penyebab, Gejala, dan Cara Pengobatannya "

Posting Komentar

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel