Apa Itu Kelenjar Getah Bening? Inilah Gejala dan Cara Mengobatinya


Kanker merupakan salah satu penyakit yang sangat ditakuti oleh masyarakat. Untuk meningkatkan kesadaran masyarakat akan bahayanya penyakit ini, maka terdapat hari khusus untuk memperingati penyakit kanker. Kelenjar getah bening merupakan salah satu penyakit kanker yang akhir-akhir ini sering terjadi.

Menurut data dari laman Kementerian Kesehatan Republik Indonesia diketahui bahwa kasus penyakit kelenjar getah bening masih tergolong rendah jika dibandingkan dengan penyakit kanker lainnya. Walaupun demikian, perkembangan kasus kelenjar getah bening pun terus meningkat setiap tahunnya.

Apa Itu Kelenjar Getah Bening

Apa itu kelenjar getah bening? Kelenjar getah bening merupakan jaringan yang memiliki bentuk oval di dalam tubuh yang berfungsi sebagai penghasil dan penyaring cairan getah bening atau limfosit. Fungsi getah bening ini adalah untuk mengeluarkan sel-sel mati dalam tubuh. Utamanya, getah bening berperan sebagai alat pertahanan terhadap infeksi.

Letak kelenjar getah bening yaitu berada di bawah rahang, ketiak, dan pangkal paha. Kelenjar getah bening juga memiliki fungsi untuk mempertahankan tubuh dari bakteri, infeksi, dan virus yang menyerang tubuh. Namun apabila getah bening mengalami pembesaran atau pembengkakan, hal ini membuat kondisi kesehatan seseorang menurun dan berisiko memunculkan penyakit.

Gejala Penyakit Kelenjar Getah Bening

Sebenarnya penyakit kelenjar getah bening bisa diketahui gejalanya. Jika Anda merasakan terdapat suatu benjolan di dalam tubuh, segeralah lakukan pemeriksaan ke dokter. Namun Anda juga bisa mengenali gejala ini dengan memeriksanya sendiri. Ketika benjolan tersebut ditekan tidak terasa sakit, kemungkinan itu merupakan gejala kanker getah bening.

Selain itu, gejala kelenjar getah bening bisa dikenali dengan rasa kelelahan, berat badan menurun, demam, berkeringat di malam hari, dan gatal di sebagian atau sekujur tubuh. Ketika cuaca panas saat malam menjelang tidur, rasa gatal akan semakin terasa. Rasa gatal tersebut disebabkan oleh zat kimia yang mengganggu saraf di kulit.

Pengobatan Kelenjar Getah Bening

Pembengkakan kelenjar getah bening masih bisa sembuh sendiri apabila masih tergolong ringan. Anda hanya harus istirahat dan minum banyak cairan untuk meredakan gejala nyeri dan mengonsumsi obat peredam rasa sakit. Pengobatan kelenjar getah bening dilakukan sesuai dengan penyebab yang dialaminya. Namun secara umum, pengobatannya hingga melibatkan tindakan kemoterapi dan radiasi.

Pengobatan dengan cara kemoterapi biasanya dijalani sebanyak 6 – 8 siklus. Sementara untuk cara radiasi, dilakukan pada area kelenjar getah bening yang telah berubah menjadi ganas. Jika pengobatan kelenjar getah bening dilakukan pada stadium 1 dan 2, maka angka kesembuhannya pun sangat besar. Inilah pengobatan kelenjar getah bening yang sesuai dengan penyebabnya.

1) Kanker

Pembengkakan kelenjar getah bening bisa disebabkan oleh kanker. Beberapa jenis kanker yang menyebabkan pembengkakan kelenjar getah bening, adalah limfoma (kanker kelenjar getah bening primer), leukemia, melanoma, dan kanker kerongkongan.

Cara mengobati kelenjar getah bening yang disebabkan oleh kanker adalah dengan memeriksakan ke dokter spesialis patologi anatomi. Nantinya dokter akan melakukan tahap pemeriksaan, pemindaian, hingga biopsi atau pengambilan sampel kelenjar getah bening.

2) Infeksi Ringan

Infeksi virus atau bakteri merupakan hal yang paling umum menyebabkan terjadinya pembengkakan kelenjar bening. Infeksi ringan tersebut diantaranya seperti demam kelenjar, pilek, infeksi tenggorokan, radang amandel, infeksi gigi, infeksi telinga, dan infeksi kulit. Ciri-ciri kelenjar getah bening yang bengkak karena infeksi, yaitu benjolan yang lunak (kenyal), dapat digerakkan dan ketika ditekan terasa nyeri.

Cara mengobati kelenjar getah bening yang disebabkan oleh infeksi adalah pengompresan di area yang mengalami pembengkakan dengan air hangat dan mengonsumsi obat pereda nyeri, seperti paracetamol, aspirin, atau ibuprofen. Jika kelenjar getah bening disebabkan oleh infeksi bakteri, dapat juga mengonsumsi antibiotik dan konsultasikan pada dokter.

3) Penyakit Autoimun

Penyakit autoimun adalah suatu kondisi dimana sistem kekebalan tubuh menyerang organ-organ tubuh. Cara mengobati kelenjar getah bening yang disebabkan oleh autoimun adalah dengan pemberian obat anti-virus, lalu menekan respon imun, dan mengurangi tingkat gejala dari kondisi yang mendasarinya.

Sekarang Anda sudah tahu kan betapa bahayanya penyakit kelenjar getih bening? Mulai saat ini Anda juga harus mengetahui apa saja gejala kelenjar getah bening. Supaya terhindar dari penyakit yang berbahaya ini, segera konsultasikan ke dokter tentang gejala yang Anda alami.

Belum ada Komentar untuk "Apa Itu Kelenjar Getah Bening? Inilah Gejala dan Cara Mengobatinya"

Posting Komentar

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel