Nutrisi Susu Segar dan Manfaatnya Untuk Kesehatan


Apakah Anda adalah salah satu penggemar susu segar? Susu segar adalah air susu murni yang berasal dari hasil pemerahan sapi dan tanpa ditambahkan dengan bahan apapun. Banyak kandungan nutrisi dari susu segar yang sangat bermanfaat bagi tubuh, lho.

Apa Saja Kandungan Nutrisi yang Terdapat di Dalam Susu Segar?

Tahukah Anda bahwa susu segar sejak awal abad ke-20 telah digunakan sebagai bagian dari pengobatan. Dari zaman Hippocrates hingga setelah Perang Dunia II, susu sapi telah dikembangkan dan terbukti dapat menyembuhkan jutaan orang di seluruh dunia. Susu sapi segar yang memakan rumput memiliki nutrisi yang lengkap dan seimbang, sehingga sangat bagus untuk meningkatkan kesehatan tubuh.

1. Susu sapi segar mengandung protein yang lengkap seperti semua asam amino standar

2. Pada susu sapi segar, ada kandungan karbohidrat laktosa

3. Terdapat kandungan kalsium yang tinggi pada susu segar

4. Susu sapi segar mengandung banyak mineral mulai dari kalsium hingga fosfor

5. Ada sekitar 3 mg kolesterol per gram susu segar

6. Susu segar adalah makanan yang mengandung bakteri baik hidup yang melindungi tubuh

7. Terdapat 60 fungsional enzim yang melakukan berbagai macam pekerjaan di dalam tubuh

Manfaat Susu Segar Bagi Tubuh

Dengan mengonsumsi susu segar setiap hari, Anda akan mendapatkan beragam keuntungan. Inilah manfaat susu segar bagi tubuh yang wajib Anda ketahui.

1. Membentuk Otot dan Meningkatkan Berat Badan

Kandungan protein di dalam susu segar yang cukup tinggi mampu membentuk otot tubuh, sehingga susu segar sangat cocok untuk dikonsumsi. Selain itu, dengan meminum susu segar juga bisa meningkatkan berat badan secara alami.

2. Melancarkan Pencernaan

Dengan mengonsumsi susu segar, Anda akan terhindar dari masalah pencernaan. Susu segar dapat mencegah susah buang air besar atau sembelit.

3. Menghaluskan Kulit

Beragam nutrisi yang terdapat di dalam susu segar terbukti mampu menghaluskan kulit secara alami. Anda cukup meminum susu segar setiap hari, dan buktikan hasilnya.

Perbedaan Susu Segar dengan Susu Cair lainnya

Sebagai penggemar susu cair, apakah Anda sudah tahu perbedaan susu segar, susu UHT, dan susu pasteurisasi? Secara fisik, ketiga susu cair ini memiliki penampilan yang sama. Namun, sebenarnya ada beberapa perbedaan antara ketiga jenis susu cair ini. Apa saja perbedaannya? Yuk simak penjelasannya.

1. Proses Pemanasan

Perbedaan utama susu segar dengan susu yang lainnya adalah pada proses pemanasannya. Susu segar diambil langsung dari hasil pemerahan kemudian saring untuk menghilangkan kotoran. Sebelum dikonsumsi, susu segar juga akan dipanaskan. Hal ini bertujuan untuk meminimalisir kandungan bakteri pada susu. Proses pemanasan susu segar tidak memerlukan waktu yang lama dan tidak sampai mendidih, yakni sekitar 5 menit saja. Jadi, susu segar cukup dipanaskan pada suhu sekitar 70°C. Saat dipanaskan, susu segar juga harus diaduk supaya emulsinya tidak pecah.

Berbeda dengan susu segar, UHT memiliki proses pemanasan yang lama dengan suhu tinggi yakni sekitar 135°C. Suhu ini berfungsi untuk mensterilkan susu dari ancaman mikroba. Selain itu, waktu pengolahan susu UHT juga harus cepat, yakni sekitar 2 detik. Hal ini dilakukan supaya keadaan susu tetap steril.

Proses pemanasan antara susu UHT dan pasteurisasi hampir sama. Bedanya yaitu pada susu pasteurisasi hanya membutuhkan suhu sekitar 61-65°C, dan waktu pemanasannya berlangsung sekitar 30 menit. Proses pasteurisasi tidaklah membunuh seluruh mikroorganisme, namun dapat mengurangi jumlahnya dan menghilangkan bakteri patogen penyebab penyakit.

2. Cara Penyimpanan dan Daya Tahan

Karena proses pemanasannya yang sederhana, susu segar tidak bisa tahan lama. Jika terpaksa harus disimpan, susu segar hanya tahan selama 2 jam, namun jika di simpan di kulkas bisa tahan selama 12 jam.

Berbeda dengan susu segar, susu UHT bisa tahan lebih lama. Susu UHT bisa tahan 6-12 bulan apabila penyimpanannya sesuai suhu ruang dan terhindar dari paparan sinar matahari. Bila kemasan susu sudah dibuka, sebaiknya segera dihabiskan.

Susu pasteurisasi bisa bertahan hingga 4 jam di suhu ruang. Oleh sebab itu, kita sering menjumpai susu ini tersimpan dalam chiller supermarket. Apabila disimpan di kulkas dalam keadaan kemasan susu sudah dibuka atau belum, susu pasteurisasi bisa tahan selama 3 hari.

3. Kandungan Gizi dan Cita Rasa

Proses pengolahan susu segar yang alami membuat kandungan asli gizi susu segar masih terjaga. Ciri lain susu segar ialah tidak mengandung tambahan air, pangan, serta bahan pengawet.

Namun, berbeda dengan susu UHT dan pasteurisasi. Susu ini tidak memiliki kandungan yang sama seperti susu segar karena proses pemanasan dengan suhu yang tinggi.

Jadi sekarang Anda sudah tahu kan manfaat susu segar. Minum sekarang dan rasakan manfaatnya.

Belum ada Komentar untuk "Nutrisi Susu Segar dan Manfaatnya Untuk Kesehatan"

Posting Komentar

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel